RSS

Monthly Archives: April 2012

Review Taken (2008)

Taken (2008) sebuah film bergenre action yang diperankan oleh Liam Neeson sebagai Bryan Mills. Film ini menceritakan tentang perjuangan Bryan untuk mendapatkan anaknya kembali yang diculik untuk diperdagangkan. berikut ini synopsis singkat dari film Taken.

Kesibukan sebagai agen pemerintah, membuat Bryan Mills harus bercerai dengan istrinya dan merelakan hak asuh anaknya, Kim, kepada istrinya. Matan istrinya telah menikah lagi dengan seorang pengusaha kaya raya. Untuk memperbaiki hubungan dengan anaknya, Bryan berhenti dari agen kepemerintahan dan bekerja sebagai pengawal pribadi serta pindah kota agar lebih dekat dengan putrinya.

Suatu hari, Bryan makan siang bersama dengan putrinya. Putrinya meminta agar Bryan mengizinkannya pergi ke Paris untuk liburan. Tetapi Byan menolaknya mentah-mentah karena menghawatirkan keselamatan putrinya. Apa lagi Bryan tahu kalau putrinya akan pergi hanya berdua dengan temannya. Karena tidak tega melihat anaknya bersedih dan desakan dari mantan istrinya, akhirnya Bryan mengizinkan Kim untuk pergi dengan ketentuan, Kim harus mematuhi berbagai syarat yang diberikan oleh Bryan.

Ketakutan yang dirasakan Bryan menjadi kenyataan. Hari pertama Kim tiba di Paris, saat Kim menerima telepon dari Bryan, ada beberapa orang yang masuk ke apartemen dan menculik teman Kim, Amanada pergi. Bryanlangsung merekam pembicaraan di teleponnya dan ia juga tahu kalau Kim pada akhirnya juga akan di culik. Dengan keadaan yang sangat menegangkan ini, Bryan tetap memberikan petunjuk kepada Kim untuk bersembunyi dan memberikan informasi seperti ciri fisik dari para penculiknya melalui telepon. Dan Bryan sempat mendapat satu kata jawaban dari penculiknya yang ia dengarkan berulang-ulang selama perjalanannya ke Paris.

Dengan kemampuan yang ia miliki dari pengalamannya sebagai agen pemerintah, ia melakukan perjalanan ke Paris dan melakukan penyelidikan sendiri. Bryan mengikuti setiap petunjuk yang ia dapat sehingga ia semakin dekat dengan lokasi dimana anaknya berada. Dan semakin masuk ke dunia hitam di kota itu. Dimana remaja-remaja yang datang tanpa ada keluarga di kota itu, diculik untuk dijual di perdagangan manusia.

Akhirnya ia sampai pada perdagangan manusia bagi para orang kaya dengan sistem lelang, dimana anaknya menjadi “produk istimewa”. Bryan memanipulasi perlelangan tersebut dengan mengancam salah satu penawar sehingga ia berhasil memenangkan perlelangan tersebut. Tetapi sayang, saat keluar dari ruangan, ia berhasil diringkus. Setelah berhasil melumpuhkan orang-orang yang menyekapnya, Bryan kembali mengejar orang yang telah “memenangkan” anaknya. Dan akhirnya ia berhasil melumpuhkan musuh-musuhnya dan mendapatkan anaknya kembali.

Dari film ini terdapat unsur psikologi seperti, sesuai dengan genrenya, film ini pasti bernuansa perkelahian antara pemeran utama, Bryan, dengan orang-orang yang turut menculik anaknya. Dimana ia menggunakan kemampuan yang ia dapat dari pekerjaan sebelumnya sebagai agen pemerintahan. Terdapat rasa responsibility Bryan untuk membawa kembali anaknya, dimana mantan istrinya juga memohon kepada Bryan untuk membawakan kembali Kim. Unsur yang lain terdapat attachment Bryan kepada Kim, anaknya. Bryan berusaha memperbaiki hubungannya dengan Kim, dengan berusaha menjadi ayah yang baik bagi Kim untuk memperbaiki hubungan sebelumnya yang kurang baik. Ia berusaha menyenangkan hati Kim dengan memberikan hadiah yang diharapkan Kim akan menyukainya dan membuat janji bertemu dengan seorang penyanyi tenar yang menjadi kliennya sekaligus idola Kim, yang berterima kasih kepada Bryan yang telah menyelamatkan penyanyi itu. Bryan juga langsung pergi menuju Paris pada malam itu juga saat tahu anaknya diculik dan berjuang mati-matian untuk mendapatkan anaknya kembali seorang diri di kota asing.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2012 in Psikoterapi

 

Psikoterapi yang Menggunakan Psikoanalisis

Psikoterapi merupakan suatu metode yang digunakan untuk membantu individu yang mengalami gangguan untuk mengubah pemikiran, perasaan, dan perilakunya untuk mengurangi stres yang dialaminya dan mencapai kepuasan hidup yang lebih besar. Interaksi yang terjalin antara konselor dan terapis harus didasari dengan rasa saling percaya.

Psikoanalisis dikembangkan oleh Sigmund Freud yang berfokus pada penyelesaian konflik alam bawah sadar (kehidupan indifidu sebagian besar dipengaruhi alam bawah sadarnya), ketengan mental, dan gangguan psikis lainnya. Psikoanalisis dilandasi teori tentang kecemasan neurotik, bahwa kecemasan tersebut merupakan reaksi dari ego ketika dorongan-dorongan id yang sebelumnya ditolak. Bagia bawah sadar ego, mengingatkan pada konflik yang ditekan pada masa kecil yang di penuhi dengan ketegangan yang sangat mengganggu. Psikoanalisis membantu klien dalam mendapat pencerahan dalam upaya menghapus represi yang dialaminya dan membantu klien menghadapi konflik masa kecilnya.

Psikoanalisis memiliki tiga penerapan :

  1. suatu metoda penelitian dari pikiran.
  2. suatu ilmu pengetahuan sistematis mengenai perilaku manusia.
  3. suatu metoda perlakuan terhadap penyakit psikologis atau emosional.

Teknik untuk mengangkat represi diantaranya adalah asosiasi bebas, analisis mimpi, dan analisis transferensi. Pada asosiasi bebas, klien didorong untuk mengungkapkan semua pikiran-pikirannya, mengungkapkannya dalam kata-kata tanpa ada yang disensor. Sedangkan pada analisis mimpi, teori psikoanalisis beranggapan bahwa dalam tidur, perlahan-lahan ego melemah yang member kesempatan bagi berbagai hal yang dalam kondisi normal ditekan, muncul saat dalam keadaan tidur atau tidak sadar. Sedangkan analisis transferensi, transferensi sendiri mengacu pada respon klien yang tidak berhubungan dengan analis-pasien, namun lebih kepada refleksi berbagai sikap kepada orang-orang yang penting bagi klien di masa lalunya.

 

 

Gerald, John, Ann. 2010. Psikologi Abnormal. Jakarta : Rajawali Pers.

http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoanalisis